Indonesia Tidak Akan Krisis, Investor Akan Kembali Profit
Di ulasan tanggal 13 April 2026 kemarin, penulis menyebut bahwa meskipun IHSG ketika itu sudah mulai naik lagi ke posisi 7,500an (dari posisi 7,137 sebulan sebelumnya), tapi kenaikannya masih hanya karena ditopang oleh saham-saham konglo, bukan karena mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) beneran berbalik naik. Sehingga situasi pasar saham di Indonesia sejatinya masih belum benar-benar kembali pulih. Kemudian untuk kedepannya, maka dengan mempertimbangkan masih belum selesainya isu warning dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), masih berlanjutnya aksi jual investor asing, hingga pelemahan kurs Rupiah, maka kurang realistis jika berharap IHSG akan lanjut naik dan kali ini dengan kenaikan yang sungguhan, bukan karena dikerek saham konglo. Anda bisa baca lagi ulasannya disini . *** Ebook Investment Planning berisi kumpulan 25 analisa saham pilihan edisi Q1 2026 akan terbit tanggal 10 Mei, dan sudah bisa dipesan disini , gratis tanya jaw...